Alasan Pemain  Judi Bola Online Sering Mengalami Kekalahan

Mengetahui alasan dibalik kekalahan merupakan aspek paling penting ketika ikut taruhan judi bola online. Betapa tidak, jika kamu tak mengetahui akar permasalahannya, maka kamu tak memiliki peluang untuk meraup profit yang stabil.

Iya betul sekali, bagi kamu yang sering ikut judi bola online, pasti sudah sering mengalami kekalahan. Nah berikut ini kami akan membahas 6 beberapa alasan pemain  judi bola online sering mengalami kekalahan.

 

  • Bertaruh Lebih Banyak dari yang Seharusnya

Alasan pemain  judi bola online sering mengalami kekalahan yang pertama yaitu bertaruh lebih banyak dari yang seharusnya. Hal ini biasanya sangat berkaitan dengan nafsu ingin menang banyak, namun hasilnya biasanya rugi banyak. Misalnya pertandingan antara Real Madrid Vs Espanyol, dimana kamu bet 500ribu rupiah pada tim Espanyol, padahal bet 100ribu juga sudah cukup karena kans menang Espanyol sangat kecil. Untuk taruhan judi bola online, kebanyakan expert menyarankan untuk bet dalam porsi kecil saja karena lebih aman dan mampu menghasilkan profit yang stabil.

 

  • Meningkatkan Unit Taruhan Lebih Awal

Alasan pemain  judi bola online sering mengalami kekalahan lainnya yaitu dengan menambah unit taruhan sesaat setelah mengalami kemenangan. Sah-sah saja memang, namun kebanyakan bettor terlalu terburu-buru dalam meningkatkan unit taruhan. Kebanyakan expert menyarankan agar dalam 10 kali betting, bettor mesti keep dengan unit taruhan yang sama. Baru setelah 10 kali kemenangan, bettor bisa meningkatkan unit taruhannya. Misalnya dari 100ribu menjadi 150ribu ketika sudah mencapai 10 kali kemenangan.

 

  • Berburu Kerugian

Alasan lain pemain  judi bola online sering mengalami kekalahan yaitu jika kalah 1 maka bertaruh 2. Misalnya bettor kalah 100ribu rupiah, maka untuk menutup kerugian, bettor bet 200ribu rupiah setelahnya. Sepintas konsep ini memang terdengar menyenangkan, namun dalam prakteknya, konsep ini hanyalah bentuk dari perburuan kerugian. Jika konsep ini terus dijalankan, maka bettor bisa rugi sangat banyak. Konsep ini dinamakan dengan martigale dan merupakan salah satu bankroll management yang membuat banyak bettor offline lebih cepat.

 

  • Tak Punya Patokan Taruhan

Alasan lainnya yang sering dilakukan bettor ketika taruhan judi bola online yaitu tak punya patokan taruhan. Iya betul sekali, banyak bettor yang ingin bet beberapa pertandingan yang berbeda. Mereka ingin bertaruh karena punya feeling yang bagus mengenai pertandingan sports tertentu. Alhasil karena memang disebabkan faktor ‘feeling’, bettor tak punya patokan taruhan. Untuk jangka panjang, bertaruh tanpa patokan unit taruhan hanya akan membawa bettor pada profit yang tida jelas, bahkan kerugian. Jadi sebaiknya bettor menetapkan unit taruhan bukan berdasarkan feeling, melainkan karena analisa dan prediksi yang cermat.

 

  • Tidak Terdesain dengan Baik

Kebanyakan bettor yang ikut taruhan judi bola online biasanya hanya sekedar mencari profit dalam waktu singkat atau bisa juga karena hanya ingin sekedar have fun saja. Alhasil, mereka tak memiliki bankroll management yang terdesain dengan baik. Jika kamu ingin meraup profit yang maksimal, maka pastikan kamu mendesain bankroll management lebih presisi lagi, khususnya jika kamu ingin bermain judi sportsbook dalam jangka waktu yang lebih lama.

 

  • Tak Pernah Mencatat

Alasan pemain  judi bola online sering mengalami kekalahan lainnya yaitu tak pernah mencatat. Karena berhubungan dengan uang, seharusnya berbagai rekam jejak taruhan dicatat agar kita bisa melihat berbagai progresi maupun kesalahan yang pernah kita buat.

 

Nah itulah beberapa alasan pemain  judi bola online sering mengalami kekalahan. Semoga sobat tak mempraktekan beberapa blunder yang berkaitan di atas ya, oke good luck!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *